Puisi

"Poetry has a Soul"

Saturday, February 14, 2009

Penyesalan

tak ku ingkari perkataan orang
yang mengucapkan penyesalan dtang di akhir
karena saat ini tlah ku rasakan
rasa sesal itu tlah sangat menghantuiku

kurelakan jiwa ku lepas dari tubuhku
jika itu dapat membuat cintamu kembali padaku
ku yakin saat ini kamu telah mnemukan cnta slain ku
hal itu membuatku sakit sekali

dapatkah ku merasakan kasih sayangmu yg dulu
yang pernah membuat diriku sangat sempurna
maafkan diriku...

sekarang kamulah yang ku mau
tiada lagi selain dirimu
yang dapat membuat hidupku berwarna lagi
yang sekarang tlah pudar karena slah q sndiri..

jika ku mampu menyakiti hatiku sendiri
sudah q tncapkan pisau tajam ke hatiku
hati yang tlah sangat menyakitimu


Ozant Znt



Labels: , ,


Read more...
Lihat komentar!

Nusantaraku

Karya : Bernardia Vitri Arumsari

Ku lihat nusantaraku
Di bawah pangkuan ibu pertiwi
Sungai bergemericik jernih
Terbentang dari Sabang sampai Merauke
Di barat nun jauh
Gunung gunung berjajar menjadi satu
Menjulang tinggi di atas awan
Bagai pasukan berbaris
Sampai di seberang
Terasa perbedaan
Terdapat budaya elok
Dari pulau Jawa ku
Berlayarlah daku
Sampai di mutiara hitam
Di sana tersimpan
Bulu Cendrawasih yang indah
Di timur laut
Jaman dulu di suka albino
Baunya menyengat
Sebagai bumbu dapur
Sampailah di Utara
Tempat terakhir ku singgahi
Hijaunya terdapat di mana saja
Tertiup angin bergemerisik
Itulah bumi Indonesia
Kaya budaya, alam, dan kuliner
Semua itu berkat dari Tuhan
Sungguh Nusantara yang kaya





Labels: , ,


Read more...
Lihat komentar!

Keajaiban Tuhan

Hijaunya daun adalah keajaiban Tuhan, dia datang disaat batang sudah bercabang, akar yang menjadi permulaan adalah awal kisah dari daun dan batang disatukan, lalu mereka menghasilkan kembang menawan yang dinantikan.

Ibarat bintang adalah teman setianya bulan, mereka tampakan senyumnya disaat matahari selesai menunaikan tugasnya sepanjang siang.

Atas kehendak Tuhan daun itu tidak selamanya menemani batang, dia bisa begitu saja hilang, entah karena ketidakberdayaannya menahan angin kencang, ataupun karena ada tangan-tangan lain yang sengaja ingin memisahkan, atau bahkan daun itupun sudah tak sanggup lagi memberikan kesejukan bagi batang.

Mungkin kita bukanlah ibarat bulan dan bintang yang selalu terlihat bersamaan, indah dipandang dan memberikan salam dengan sinaran.

Kebersamaan kita adalah ibarat antara daun dan batang, yang hanya sementara dalam kebersamaan dan memimpikan kembang, mungkin diwaktu akan datang akan tiba daun lain yang bisa menumbuhkan kembang, daun melayang dan batangpun hanya diam, mengenang kisah daun yang pernah hinggap dalam kebersamaan.


Lentera Hati





Labels: , ,


Read more...
Lihat komentar!

Mitologi Kertas

Oleh Agit Yogi Subandi

seseorang mengambilku dari tumpukan kertas
di sebuah almari belajar untuk dibawa menuju balkon

ia menulis sesuatu tentang pekerjaanya
dan ia pun lupa membawaku ke dalam

aku dihembus angin
terbang ke sana ke mari dan hinggap sana-sini

setelah lama tinta itu perlahan memudar
entah pergi ditiup angin atau lindap oleh cuaca

kini hanya kertas yang ditinggal kata-kata
menunggu hari-hari sambil mencari jati diri

maka akupun dipungut tukang kacang
dibawanya menuju gerobak pinggir jalan

lama menunggu giliran, akhirnya aku jadi pembungkus kacang
dan dibawa jalan-jalan

ah, kacang rebus yang masih basah dan hangat
merembes ke seluruh tubuhku

dan kini, aku dicampakkan di pinggir jalan
kembali menunggu hari-hari sambil mencari jati diri

sampai pada suatu ketika,
seseorang datang sambil marah-marah
tiba-tiba mengoyak tubuhku…


(2007)






Labels: , ,


Read more...
Lihat komentar!

Tapi Tak Pernah Mati

Tapi Tak Pernah Mati
Sejuta perih telah tertinggal dihatiku
Tak terungkapkan
Tak terpuaskan
Selalu pada akhirnya terukirkan pilu


Beribu asa kupikir telah terlalui
Tlah terkubur
Tapi tak pernah mati
Teringat dan akupun hancur


Selalu indah jika kukenang
Namun selalu perih jika kuresapi


Kupikir saat itu akan selalu ada
Tapi yang tersisa hanya rasa yang abadi dihatiku
Ternyata cinta sejati itu memang ada
Namun hanya menjadi luka dijiwaku


Mimpiku tak tergapai
Namun ku tak menyesali
Tapi tidak cukup hanya disini
Karena aku akan selalu mencintai


Putut Dewangga
www.thedewangga.blogspot.com





Labels: , ,


Read more...
Lihat komentar!


BLOG MAHASISWA & MASYARAKAT INDONESIA DI INDIA

Abdullah Elwazeen   • A Fatih Syuhud   • Ahmad Qisai    • Aila El Edroos   • Dudi Rahman   • Fadlan Achadan   • Irwansyah Yahya   • Julkifli Marbun   • Khairurrazi    • Lily Mumbai   • Lisa Cochin   • Lukman Nul Hakim   • Mario   • Muhammad Ikhsan    • Mukhlis Zamzami Chaniago   • Nasha Nadeera Cochin   • Purwarno Hadinata   • Putu Widyastuti Rudolf   • Rini Ekayati   • Rizqon Khamami   • Saifullah Hayati Nur   • Tasar Karimuddin   • Tylla Subijantoro   • Uci Mumbai   • YASER AMRI   • Yunita Ramadhana   • Zamhasari Jamil   • Zulfitri   • zulfikar karimuddin  
Links:

Bengkel Puisi  

Blog Directory Indonesia:

angkringan.or.id - Komunitas Weblog Jogjakarta   •Bandung Blog Village. Weblog Community   • Blogbugs   •Blogger Family   •Blog Indonesia   •Bloggerian   •blogzone   • cangkrukan community   •id-GMail   •indodigest   •Indonesian Muslim Blogger   •Kaskus   •Komunitas Blogger Malang   •Merdeka   • PLANET TERASI    •weblogs.or.id  

Powered by Blogger